Cara Mengatasi Spam Yang Membanjiri Pada Inbox E-mail Anda
Posted by adminDec 4
Dari mana sih sebenarnya spam itu datang? Lho.. kok malah nanya kepriben sih…. sebenarnya ini salah Anda juga. Ngaku saja, deh.
Ini semua gara-gara Anda coba diingat kembali, pernahkah Anda mendaftarkan diri untuk mendapatkan newletter atau membeli sesuatu secara online dan lupa membuang centang dari opsi yang menyatakan persetujuan Anda untuk menerima update produk, tawaran dan lain-lain dari situs atau website tersebut.
Sebenarnya ini sih tidak benar-benar dikategorikan sebagai SPAM, tetapi jika secara teratur Anda memperolehnya, terasa menganggu bukan ?
Untungnya, pada layanan tertentu juga telah menawarkan opsi bagi Anda untuk berhenti berlangganan ( unsubscribe ). Namun, banyak juga yang tidak punya opsi itu.
Jika kasus Anda seperti ini, coba terapkan cara-cara di bawah ini untuk membantu menyortir mana yang benar-benar e-mail spam dan mana e-mail yang tidak ingin Anda lihat di inbox. Untuk membuat cara backup email lihat dipostingan sebelumya.
Memang sebal ya kalau setiap hari harus membersihkan puluhan bahkan ratusan spam yang masuk ke inbox. Bagaimana sih triknya supaya spam tidak lagi muncul membanjiri inbox?
Nah sekarang akan ditunjukkan cara memblokir pendatang tak diundang ini untuk pengguna Hotmail, pengguna Gmail, dan pengguna Yahoo! Mail.
Mau tahu asal muasal spam yang kadang bikin sebal itu ?
Spam, dari Dulu Sampai Sekarang
Spam bukan hanya ada di komputer saja. Memang, istilah spam mulai mucul di era computer. Asal muasal istilah “spam” itu adalah sebuah serial komedi yang disiarkan BBC pada tahun 1970. Setting serial komedi itu adalah sebuah kafe yang memiliki kata “spam” pada menunya.
Saat pelayan mengeluarkan menu itu, sekelompok Viking beryanyi, “Spam! Spam! Spam! Lovely Spam! Wonderful Spam!” kata “Spam” yang muncul berulang-ulang itu mengacu pada sebuah merek daging sapi kalengan asala Argentina.
Spam komersial muncul pada tahun 1994, tanggal 5 Maret tepatnya. Pengirimnya sepasang pengara luarence canter dan Martha Siegel, Mereka menggunakan Usenet untuk mengiklankan layanan hukum bagi para imigran. Insiden itu lalu terkenal dengan istilah “Green Card Spam”
Pada tahun-tahun berikutnya, fokus spam adalah e-mail. Fokus itu tetap berjalan sampai saat ini dan merambah ke situs web media social. Pada tahun 2009, meski bahasa Inggris masih bahasa favorit, spammer mulai menerjemahkan spam menggunakan layanan otomatis untuk mengirim spam dan bahasa lain.
Semoga postingan ini bermanfaat buat Anda..
Salam online !
Popularity: 58% [?]
No related posts.















mo nanya gimana ya cara mengatasi email spam di account gmail saya, puyeng nih.. bantu kasih solusi ya. tks