Powered by Max Banner Ads 

tanda motivasiManusia ada mahluk yang mengejar cita-cita. Sejarah umat manusia bergerak dari satu pencapaian sasaran ke pencapaian sasaran yang lain dan pandangan ke masa yang akan datang inilah yang amat membantu pembentukan jiwa yang termotivasi.

Seseorang yang tanpa motivasi atau yang telah menjadi kurang termotivasi karena orang lain atau keadaan akan menampilkan keluar melalui bahasa tubuh, penampilan, ekspresi wajah mereka apa yang sebenarnya mereka rasakan. Oleh karena itu adalah penting untuk mengenali tanda-tanda luaran dari pribadi yang tidak termotivasi – ini sangat penting bagi pribadi yang termotivasi untuk mampu memahami perasaan orang lain ( empati ).

Memahami perasaan orang lain tidak berarti  menyetujui pendapat orang lain itu. Memahami orang lain  berarti mau mengerti mengapa orang lain itu berkata atau melakukan apa yang mereka inginkan.

Apa sajakah tanda-tanda yang mencirikan pribadi yang tidak memiliki motivasi atau penyebab utama penghambat motivasi?

Kurang percaya diri

Ini sering di ekspresikan melalui perasaan “Mampukah saya melakukannya…’ atau ‘Saya tidak cukup mampu…”, “saya tidak memenuhi syarat, tidak mampu …. ‘ dan seterusnya.

Rasa kurang percaya diri dapat disebabkan antara lain  karena perkataan orang lain-karena pengkondisian yang di alami selama masa kanak-kanak – karena melalui pengkondisian yang pernah dialami.  Setiap bayi yang dilahirkan dengan keadaan otak yang positif dan dalam bulan-bulan awal hidupnya otaknya menerima input positif dari orang tuanya.

Begitu si bayi mulai mampu bergerak, input positif meningkat, ‘Ya, ayo, kamu bisa’, “Kamu bisa melakukannya’. Bayi pun kemudian mampu berdiri, kebanggaan orang tuanya bertambah  demikian juga hal-hal yang positif. Akhirnya si bayi mulai berjalan, dan kemudian sudai mulai mahir berjalan, semua input positif berubah dramatis menjadi negative; ‘Ayo sayang, hati-hati’ , ‘Jangan pegang ini ya, nanti pecah, nanti tangan kamu luka’.. dan otak yang tadinya positif pun memulai kemasukan pengkondisian JANGAN INI – JANGAN ITU.

Kecemasan (Worry)

Mempunyai arti yaitu perasaan yang menghinggapi orang manakala ia cemas akan apa yang bakal menimpa dirinya bila gagal, rasa takut kehilangan pekerjaan jika melakukan kesalahan; dan rasa ketakutan yang paling mengerikan barangkali adalah ketika dipermalukan di depan rekan sejawat atau rekan sebaya.

Membuat keputusan adalah penting bagi kemajuan dan kelangsungan hidup manusia. Jika keputusan tersebut akan diambil, 1 % nya hampir bisa dipastikan mengabikatkan kekeliruan. Suatu gaya manajemen yang bersifat memotivasi tidak pernah akan menghambat  motivasi orang individu dengan menghukum pribadi itu karena suatu kekeliruannya.

“Semua pemimpin dan usahawan besar di dunia pasti mengakui bahwa mereka pernah membuat kekeliruan dan kesalahan dalam keputusan. Hanya faktor keberuntunganlah yang membuat mereka membuat lebih banyak keputusan yang benar daripada yang salah”.(John Evans Jones)

Opini Negatif

Inilah merupakan penghambat motivasi yang paling jahat, Yang dikatakan orang lainlah yang justru sering berakibat sangat buruk. Dalam setiap organisasi, jika seseorang dalam organisasi itu berubah sikap menjadi negative, keadaan itu akan menyebar dengan amat cepat bagai api yang membakar hutan, lalu semua orang lain menjadi negatif juga.

Ingatlah selalu, jika Anda adalah pihak yang menerima opini negative dari orang lain, yang Anda terima itu hanyalah opini-yang mungkin saja benar tetapi mungkin juga salah; dan tampaknya menjadi karakteristik orang-orang yang sangat berhasil dalam hidup bahwa mereka sangat jarang memberi suatu opini negatif secara langsung.

Perasaan “Tidak ada masa depan di sini

Ketika seseorang merasa dirinya tidak mempunyai masa depan, ia tentu saja kehilangan motivasi. Orang itu tahu bahwa tidak ada kesempatan promosi baginya karena promosi hanya berlaku bagi orang lain yang punya hubungan dekat dengan pemilik usaha.

Saya merasa tidak berguna

Perasaan ini dapat juga diekpresikan sebagai “Tidak seorang pun yang memperhatikan saya’, ‘Saya orang yang tidak penting’, “Saya hanyalah gerigi kecil di dalam sebuah roda raksasa’. Dan seseorang yang merasa tidak berguna, ia tentu menjadi kehilangan motivasi Perasaan ini dapat di cagah melalui manajemen yang baik – dengan memberikan rangsangan melalui penghargaan dapat melenyapkan perasaan ini. Upaa itu dapat berupa sekadar ucapan ‘terima kasih’

Saya tidak tahu apa yang sedang terjadi

Ketika seseorang merasa, mungkin benar mungkin salah, bahwa ia tidak mengetahui apa yang sedang terjadi-tidak seorang pun peduli untuk menceritakan segala sesuatu kepadanya, ia selalu menjadi orang terakhir yang mengetahui.

Semua karyawan perlu diberi informasi. Mereka perlu mendengar langsung dari atasan mereka informasi yang memang pantas mereka ketahui. Jangan sampai mereka mengetahuinya dari berita nasional. Jangan membiarkan mereka terbiasa dengan kabar angin, sebab kabar angin menyesatkan.

Adanya penghargaan semu

Di dalam organisai apa pun, di mana seseorang di promosikan, di harga, atau di akui dengan alasan bahwa ia adalah anggota keluarga atau berdasarkan hubungan pribadi atau karena “wajahnya menyenangkan’ dan ini merupakan penghambat motivasi – dimana penghargaan diberikan bukan karena yang dikerjakan seseorang melainkan semata-mata karena diri orang itu.

“ Salah satu cara termudah untuk menjadi benar adalah dengan meramalkan kemungkinan kegagalan, terutama bagi diri Anda sendiri.”

Salam Online !

Kuncibisnisinternet dotcom

Popularity: 41% [?]

No related posts.